Madrasah di Era Digital: Antara Tantangan dan Harapan

Perkembangan teknologi digital tidak bisa lagi dihindari. Hampir setiap siswa kini memiliki gadget di tangannya. Media sosial menjadi ruang baru tempat mereka belajar, berkomunikasi, bahkan mencari jati diri. Di satu sisi, ini membuka peluang besar. Sumber ilmu pengetahuan begitu mudah diakses. Siswa madrasah bisa belajar berbagai pengetahuan baru dari aplikasi, mendengarkan kajian lewat podcast, atau berdiskusi lewat forum daring.

Namun, di sisi lain, dunia digital juga menghadirkan tantangan serius. Godaan konten yang tidak mendidik, kecenderungan kecanduan layar, dan melemahnya interaksi sosial nyata menjadi risiko yang harus diwaspadai.

Di sinilah peran madrasah menjadi sangat penting. Madrasah tidak boleh hanya menjadi tempat belajar agama dan ilmu umum, tetapi juga pusat literasi digital yang membimbing siswa agar bijak menggunakan teknologi. Guru harus mampu memanfaatkan teknologi sebagai alat bantu pembelajaran, sementara siswa diajak untuk menggunakan gawai bukan sekadar hiburan, tetapi sebagai sarana pengembangan diri.

MTsN 1 Pekanbaru terus berupaya menjawab tantangan ini dengan berbagai program, mulai dari literasi digital, penguatan karakter Islami, hingga pengembangan keterampilan abad 21. Harapannya, madrasah tidak hanya mencetak siswa yang cerdas, tetapi juga berakhlak mulia dan mampu bersaing di era digital.

Agus Salim Tanjung, MA

Kepala MTsN 1 Kota Pekanbaru

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru